Jumat, 06 Mei 2011

MOTIF BATIK TRADISIONAL

Motif Batik Tradisional yaitu motif batik yang mengikuti pakem-pakem batik secara tradisional, yang dibagi dalam dua bagian yaitu motif rengrengan dan motif cecekan atau isen-isen. Pada motif rengrengan disebut juga motif klowongan merupakan sketsa awal yang membingkai atau membidangi kerangka isen-isennya. Design pada rengrengan mengikuti alur penyunggingnya (designer) baik untuk design boketan (uwit) maupun designg diagonal semacam "ragam hias". Isen-isen dapat mengikuti isen ukel-ukelan, cacah gori, sisik melik, galaran, rentesan, titik siji, titik loro sampai titik pitu. Demikian halnya pada design dasar motif batik dapat mengikuti prinsip semen romo, semen garuda, sido mukti dll. Pada semen romo maka unsur yang harus dibatikkan harus memenuhi sedikitnya lima unsur, yaitu unsur bumi, gunungan, tanahan, pohon hayat, gedongan, hewan, dan api (geni), karena semen aratinya "semian" yaitu filosofi lambang kesuburan. Kami mempunyai banyak koleksi motif batik tradisional Indonesia dari berbagai sumber literatur, bagi yang berminat dapat menghubungi kami di : 0852222066116 (H.Ch.Faurozi,Drs.,M.Si).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar